Beranda DAERAH HMI Tanah Bumbu Dalam Pusaran Pembangunan

HMI Tanah Bumbu Dalam Pusaran Pembangunan

118

KABARDAERAH.COM – HMI Tanah Bumbu tidak hanya dikenal sebagai organisasi Himpunan yang membedah pemikiran kadernya. Tetapi zaman now ini HMI juga dikenal sebagai organisasi yang peduli terhadap lingkungan.

Seperti yang terjadi di kecamatan satui baru-baru ini yaiti banjir. Kader HMI langsung tamcap gas melakukan serangkaian kegiatan yaitu melakukan penggalangan dana untuk korban banjir satui.

“Kami berikhtiar agar HMI Tanbu ini tidak hanya sebagai organisasi milik mahasiswa melainkan milik kita semua. Dengan kepedulian kami terhadap sesama melatih diri sebagai kader agar selalu peduli kepada umat yang membutuhkan pertolongan Terkhusus korban banjir di kecamatan satui kabupaten tanah bumbu. Di HMI kami dilatih untuk menjadi leader, tugas utama leader adalah kehadiran di tengah-tengah umat yang membawa kemaslahatan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat buat diri sendiri, umat, HMI, dan Pemuda lainnya”. Ucap Mukhlis Ketua HMI Tanah Bumbu (06/07).

HMI Tanah Bumbu diharapkan betul betul tetap konsisten dalam perjuangannya. Disamping meningkatkan kualitas kadernya dan juga memberikan contoh kepedulian terhadap lingkungan kepada pemuda zaman now ini.

Bapak Subandi (47 tahun) tokoh masyarakat satui sangat mengapresiasi mahasiswa sekarang yang turun jalan menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan. “Orang dewasa sekarang sangat sedikit peduli terhadap bencana banjir ini. Mereka sibuk dengan urusan pekerjaannya apalagi yang kerja diperusahaan, mungkin mereka tidak dapat ijin libur. Dan kami merasakan bahwa pemuda saat ini memberikan contoh yang baik yaitu melalui kegiatan HMI tanah bumbu yang sudah memplopori gerakan kepedulian terhadap masyarakat yang butuh pertolongan”.

Gerakan sosial ini tentu menjadi bagian dari pembangunan daerah. Budaya gotong royong dan saling tolong menolong sudah mulai terkikis, dengan hadirnya mahasiswa melalui gerakan peduli ke sesama tentu menjadi nilai positif dan membangun kembaki nilai-nilai sosial yang hampir punah itu. (AM)