Beranda HEADLINE Kantor Diblokir, Warga Desak Kades Gorua Dipecat

Kantor Diblokir, Warga Desak Kades Gorua Dipecat

16

MALUT.KABARDAERAH.COM – Puluhan warga melakukan aksi dengan memboikot Kantor Desa dan Kantor Camat Tobelo Utara. aksi ini dilakukan karenatemuan Inspektorat terkait Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun 2016 – 2017 sebanyak Rp928.000.000.

Warga menuntut agar pihak camat mengambil langka untuk di rekomendasikan ke Bupati untuk memecat Bahrudin  Ambeua selaku  Kades Gorua. Kepala Desa Gorua BA (56) Kecamatan Tobelo Utara Kabupaten Halmahera Utara, diduga terlibat dalam hal ini.

Kordinator aksi  Rian Jamrud Senin (19/2), mengatakan, bahwa aksi boikot kantor desa itu bermula dari ketidakpuasan warga terhadap kinerja pemerintah Desa, dalam hal penggunaan ADD dan DD yang telah dikeluarkan surat audit temuan Inspektorat terkait ADD dan DD tahun 2016-2017 sebesar 928.000.000. dan berdasarkan surat perintah Bupati Frans Manery untuk menindaklanjuti temuan tersebut, namun sampai saat ini masih di biarkan oleh DPMDes dan Inspektorat.

Bahkan beberapa pekerjaan seperti Paud, Kantor Desa, serta laporan pertanggung jawaban tahun 2016 tidak dimasukan ke DPMDes. “Kami berharap pihak kecamatan segera menindaklanjuti ke DPMDes atau Bupati untuk dipecat kades tersebut, karena kami suda memiliki data yang lengkap,” terang Rian.

Sementara Camat Tobelo Utara Taufik Biskali saat dikonfirmasi mengatakan, apa yang menjadi aspirasi warga akan ditampung dan dijadikan pegangan untuk diserahkan ke DPMDes berdasarkan laporan warga tersebut, sebenarnya pihak kecamatan tidak berwenang melakukan penindakan karena bukan kewenangan Kecamatan.

“Beberapa bulan lalu juga kami pihak kecamatan sudah mendesak ke pihak Pemdes Gorua untuk secepatnya membuat laporan Pertanggung jawaban, namun jika sudah berkaitan dengan temuan inspektorat maka kami akan menampung aspirasi warga untuk di laporkan ke DPMDes, saya berharap warga tidak salah memahami kewenangan camat.” tutup Taufik Plt Camat. ***

Reporter : Mr. Anto