Beranda HEADLINE Kontroversi Kunjungan WantimPres Ke Israel

Kontroversi Kunjungan WantimPres Ke Israel

35

Pesan Cinta Dari Yahya Cholil Staquff

Dalam sejarah, Nabi Musa dan saudaranya Harun di perintahkan Allah untuk mendatangi Firaun. Allah menyarankan agar Musa berkata dengan lemah lembut kepada Firaun. Walau semua kita tahu bahwa Firaun meng claim dirinya sebagai Tuhan. Sejahat jahatnya Iblis tidak pernah menduakan Tuhan. Tetapi manusia seperti Firaun menyatakan dirinya Tuhan. Namun sebegitu kelakuan Firaun terhadap Allah, namun Allah tidak menyuruh rasulnya bersikap kasar kepada Firaun.  Mengapa ? agama Allah itu adalah agama Cinta. Tidak bisa menyampaikan pesan cinta itu dengan permusuhan dan kebencian. Itu Sunnatullah. Apakah karana itu Firaun akan berubah, itu urusan Allah. Tugas manusia hanyalah menyampaikan pesan cinta itu dengan lemah lembut.

Negara Israel didirikan karena paham Zeonisme. Itu adalah politik, yang tidak ada kaitannya dengan pribadi orang Yahudi sebagai warga negara Israel. Konplik Israel-Arab  adalah produk politik. Setiap negara boleh saja bersikap menentang  Israel atas pendudukan Palestina atau bisa saja mendukung. Namun hubungan pribadi manusia didalamnya tidak bisa harus mengikuti arus politik. Pribadi manusia adalah produk Tuhan. Pada setiap manusia ada cinta. Karena cinta lah manusia bisa berbicara menyelesaikan masalah politik menjadi sebuah  konsesus yang mendamaikan. Setidaknya dengan cinta manusia bisa tidak kehilangan harapan untuk lahirnya perdamaian.  Semua orang yang membumikan agama dalam sikap dan perbuatannya maka cinta itu akan dikedepankan  dalam menyelesaikan perbedaan.

Ulama sekaliber Yahya Cholil Staquf yang datang dalam Forum AJC sangat menginspirasi. Dia tak takut dengan jabatannya sebagai Kaatib Aam Syuri’ah PBNU yang jelas menentang Israel, tak takut dengan jabatannya sebagai dewan pertimbangan presiden dimana secara politik Indonesia tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel. Dia datang ke forum AJC atas dasar cinta. Dia ingin menyampaikan pesan cinta (rahmah) itu kepada publik international pada umumnya dan elite politik Zeonisme pada khususnya. Bahwa masalah Arab  Israel adalah masalah yang bisa diselesaikan asalkan umat beragama bisa duduk setara untuk lahirnya perdamaian. Dengan cinta maka perdamaian dan keadilan itu bukan mustahil bisa dicapai.

Dunia terkesima dengan bahasa KH Yahya. Di forum itu ada putra Indonesia berbicara dihadapan orang orang hebat dengan bahasa cinta begitu sejuk dan rasionalnya. Semua hadirin dalam forum itu memberikan aplaus. Mungkin apa yang disampaikan oleh KH Yahya tidak ototomatis mengubah kebijakan politik Israel tetapi setidaknya KH Yahya telah menyiram benih cinta kedalam sanubari para elite politik international. Tugasnya sebagai ulama hanya sebatas itu. Selanjutnya itu urusan Allah.  Kalau karena itu dia dihujat oleh elite politik Indonesia yang merasa paling Hebat membela Palestina, dia terima dengan ikhlas. Karena dakwah bagi ulama adalah menyampaikan pesan  cinta dari Allah. Kepada siapapun, dimanapun. Cukuplah Allah sebaik baiknya penilai.

DDB