Beranda DAERAH Pemuda Pancasila Tanah Bumbu Menghadiri Musyawarah PAC PP Satui

Pemuda Pancasila Tanah Bumbu Menghadiri Musyawarah PAC PP Satui

44

KALSEL.KABARDAERAH.COM – Pemuda Pancasila Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan konsolidasi ke tingkat Pengurus Anak Cabang se-kabupaten yang diawali dari PAC Kecamatan Satui.

Bertepatan dengan acara Musyawarah Pemilihan Ketua Pemuda Pancasila Kecamatan Satui MPC kabupaten hadir diacara tersebut. Yang hadir adalah Sekretaris Umum MPC, Kabid IT dan Kabid SDM yang mana Ketua Umum MPC belum bisa hadir karena ada diluar negeri.

“Hari ini Minggu (06/05) kami menghadiri undangan dari PAC Kecamatan Satui dalam rangka musyawarah pemilihan Ketua PAC periode 2018-2021 sekaligus MPC melaksanakan safari ke berbagai kecamatan dalam rangka konsolidasi agar diinternal lebih solid lagi. Kami berharap dengan terlaksananya acara Musyawarah PAC tersebut bagi yang terpilih jangan jumawa dan bagi yang kalah jangan bersedih, yang menang haruslah merangkul dan yang kalah haruslah membantu demi organisasi,” ucap Erick Pardian kepada kabardaerah.com di Satui.

Jangan sampai dengan diadakan acara yang baik ini membuat kita khususnya di internal Pengurus Anak Cabang Satui retak. Siapapun kandidatnya nanti haruslah saling merangkul dan sama-sama membesarkan organisasi. Tambahnya

Ketua Terpilih Bapak Rahmadi menyampaikan ucapan banyak terimakasih kepada seluruh jajaran Pemuda Pancasila yang sudah memberikan amanah kepadanya. “Saya ucapkan banyak terimakasih kepada seluruh elemen yang ada di pemuda pancasila karena sudah memberikan amanah kepada saya. Amanah ini dan program kerja yang dijalankan kedepannya tidak akan sukses apabila tidak dibantu oleh panjenengan semua. Oleh karena itu saya berharap kita tetap bersatu, bersama-sama membesarkan organisasi dan menebar benih manfaat kepada masyarakat sekitar”. Ucapnya

Bapak Rahmadi menjelaskan setelah ini program utamanya adalah membentuk pengurus Pemuda Pancasila disetiap desa. Dimana jumlah desa dikecamatan satui berjumlah 16 desa dan setiap desa minimal 5 orang dalam kepengurusan. Diharapkan nantinya yang menjadi pengurus tingkat desa berlatar belakang pemuda, pelajar, tokoh masyarakat yang betul-betul peduli terhadap ideologi negara yaitu pancasila sekaligus dapat memberikan kontribusi nyata dan berperan aktif membantu masyarakat disekitarnya. (AM)