Beranda ADVERTORIAL Sinyal 3G Rasa 2G Di Sebagian Aceh Timur

Sinyal 3G Rasa 2G Di Sebagian Aceh Timur

6

Aceh.Kabardaerah.com – Sebuah kotak bersegi panjang dan memiliki tingkat ketebalan yang berbeda – beda, dirinya selalu disentuh dengan ujung jari dan kadang kala bagi sebagaian model masih butuh sedikit tekanan ujung jari agar dapat dioperasikan.

Dialah telpon genggam yang kini telah memungkinkan para penggunanya untuk berkomunikasi antar sesama dengan posisi lawan bicara jauh diluar kawasan, bahkan juga untuk jarak dekat dengan tidak harus saling bertatap muka antar satu sama lain.

Perkembangan yang kini kian pesat menuntut para produsen untuk terus berinovasi dan mengembangkan kecanggihan dari telpon genggam itu sendiri. Salah satu inovasi yang telah dikembangkan oleh para produsen adalah dengan diciptakannya telpon pintar (Smartphone) dengan oprasional sistem (OS) yang didalamnya menggunakan Android dan IOS yang kini sedang diminati oleh masyarakat.

Dengan inovasi inilah masyarakat lebih mudah berkomunikasi dengan sanak saudara yang tidak mungkin ia temui disaat itu, bahkan dalam penggunaannya samrtphone ini kerap dimanfaatkan untuk memperluas Informasi para penggunanya.

Dengan fitur koneksi internet, memungkinkan para pengguna untuk browsing, sekadar membaca berita diberbagai media online yang turut berkembang seiring berkembangnya alat komunikasi. Walaupun demikian smartphone tetap membutuhkan teknologi pendukung dalam pengoprasiannya sebagai alat komunikasi.

Dalam hal ini, ikut berkembang pula sejumlah provider jaringan seluler, yang dalam hal ini memiliki peran penting sebagai penyedia jaringan telpon genggam (Handphone), yang merupakan ujung tombak sebagai penghubung antara satu telpon genggam dengan telpon genggam lainnya.

Peran jaringan seluler sangat penting untuk telpon seluler, dalam hal ini kesetabilan jaringan juga dibutuhkan sebagai penentu baik dan buruknya kualitas komunikasi yang dihasilkan olehnya.

Seiring dengan telah keluarnya beragam jenis telpon genggam yang dalam hal ini, Smartphone merajai dunia komunikasi dunia, salah satu diantaranya Smartphone yang menggunakan OS Android. Dari masa ke masa produsen telpon genggam jenis ini terus berinovasi dan terus meningkatkan kualitas jaringannya.

Untuk model terbaru dari jenis Smartphone ini telah mulai didukung oleh jaringan 4G yang kecepatannya melebihi kualitas jaringan 3G dan 2G. Namun bagi sebagian masyarakat masih harus menyesuaikan diri dengan kualitas jaringan atau sinyal yang dimiliki diwilayahnya.

Seperti halnya disalah satu wilayah di Provinsi Aceh, tepatnya di Desa Beurandang, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur untuk wilayah ini terhitung sejak Desember 2017 lalu, mulai masuk jaringan 3G yang sebelumnya hanya memiliki sinyal 2G yang digunakan untuk mendukung alat komunikasi yang dimiliki oleh sebagian masyarakat disana.

Belakangan masyarakat disana mulai mengeluhkan kualitas 3G yang masuk ke pedesaan itu, kualitasnya tidak seperti 3G pada umumnya, disamping itu mengganggu jaringan 2G yang ada, 3G ini tidak memiliki kualitas baik. Menurut Supie (28) masyarakat setempat, disamping jaringannya suka hilang sendiri, kecepatannya pun tidak jauh berbeda dengan kualitas 2G dan sesekali kualitasnya sesuai dengan 3G.

“Kami berharap, ini segera diperbaiki oleh Telkomsel, disini 100 % pengguna Telkomsel, semestinya harus berbanding lurus dengan pelayanan dari pihak telkomsel itu sendiri, kami sangat terganggu dengan kurang baiknya jaringan Telkomsel sekarang, 3G tapi kalau kita internetan lambatnya itu sama seperti 2G,” ujar Supie, Selasa (06/2/2018).

Lanjutnya, hal terburuk lainnya yang dibawa oleh 3G disini adalah, terkadang (tidak sering -red) saat kita melakukan panggilan telpon, akan terdengan suara tidak jelas dari lawan bicara. Suara yang dihasilkan seperti kaset yang macet, tutup Supie. (Hasbuh)